Skip to content

Menhub Jusman : Maskapai Penerbangan RI Kategori II [copas]

Oktober 14, 2009

Otoritas Penerbangan Sipil Amerika atau Federal Aviation Administration (FAA) sampai sekarang masih menempatkan tingkat keselamatan dan keamanan penerbangan Indonesia di kategori dua.

“Betul, FAA masih memasukkan Indonesia di kategori dua sejak 2007. Sebelumnya kategori satu,” kata Menteri Perhubungan Jusman Safeii Djamal kepada pers seusai membuka Seminar Cultivating Safety Culture Through the Implementation of SMS pada Selasa (13/10) di Jakarta.

Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) sejak 1 Januari 2009 mewajibkan penerapan Safety Management System (SMS) kepada semua perusahaan penerbangan dan perawatan pesawat.

Menurut Menhub Jusman, kategori II bagi dunia penerbangan Indonesia diterapkan karena FAA menilai, banyak temuan yang masih harus diperbaiki.

“Kondisi ini mengakibatkan, jika pun ada penerbangan Indonesia ke Amerika, mereka belum mengizinkan mengangkut penumpang dari negara itu, tapi hanya menurunkan,” katanya.

Karena itu, tegasnya, Pemerintah Indonesia mulai tahun depan meminta Amerika Serikat untuk melakukan audit langsung ke Indonesia.

“Namun, kategori II ini bukan berarti penerbangan Indonesia tidak aman,” katanya sambil menambahkan bahwa secara berkelanjutan upaya kerja sama dengan FAA terus ditingkatkan.

Salah satu buktinya, mereka bersedia mengirimkan sejumlah ahli untuk menjadi narasumber dan memberikan pelatihan safety kepada para ahli dan otoritas penerbangan Indonesia.

Pada kesempatan itu, Menhub Jusman menegaskan bahwa pihaknya sampai sekarang belum menandatangani permintaan hak angkut penerbangan ke-5 (fifth freedom) dengan Malaysia.

“Selama belum ketemu dengan Menteri Transportasi Malaysia, kami juga belum menandatanganinya. Jadi, tergantung Malaysia,” katanya.

Pengakuan FAA
Seminar yang diadakan PT GMF AeroAsia bekerja sama dengan FAA menghadirkan sejumlah tenaga ahli FAA sebagai narasumber, termasuk penjabat Asisten Manajer Sis-Info FAA Amerika Serikat, Catherine Vanasche.

Dirut PT GMF AeroAsia Richard Budihadianto mengakui, tenaga ahli FAA juga sudah melakukan audit kepada GMF AeroAsia untuk beberapa kemampuan pesawat pada tipe tertentu.

FAA, kata Richard, mengakui dan memberikan sertifikat untuk GMF dalam hal perawatan pesawat A-C Check bagi Airbus Series, seperti A319, A310, dan A320.

Sebelumnya, PT GMF AeroAsia juga memiliki kemampuan untuk Airbus Series bagi pesawat berbadan lebar, seperti A330-200, 300, dan 400.

“Bagi tipe ini, kami juga bisa merawat hingga C Check. D Checknya akan diupayakan tahun depan,” katanya.

Sementara itu, untuk pesawat berbadan lebar seperti B747 Series, PT GMF sudah mampu merawat hingga overhaul.

Sumber : http://www.koranindonesia.com/2009/10/13/menhub-jusman-maskapai-ri-kategori-ii/

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: