APAKAH TUHAN ITU ADA?

2009 Februari 26

ANALOG YANG MENGAGUMKAN

Sudah menjadi kebiasaan bagi Sianturi pada awal-awal bulan setelah menerima gaji, dia pergi ke tukang pangkas untuk memotong dan merapikan rambutnya secara rutin. Tukang pangkas yang menjadi langganannya adalah SIMATUPANG. Sebenarnya tukang pangkas ini bukanlah marga Simatupang tetapi karena namanya yang kejawa-jawaan Marto Rumahorbo. Orang lain kalau bertanya, “Siapa yang pangkas Lae?, rapi pangkasannya!”, Marto !. “Marto mana?”, Si Marto Tukang Pangkas (karena ada dua bernama Marto dilingkungan tersebut), jadilah namanya menjadi SIMATUPANG (SI MArto TUkang PANGkas).

SIMATUPANG mulai memotong rambut Sianturi sambil cerita sana-sini dan sampailah ke pambicaraan yang mulai menghangat. Mereka berdua membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan dan sesaat pembicaraan beralih tentang Tuhan.

SIMATUPANG bilang, “Saya tidak percaya Tuhan itu ada”.

“Kenapa kamu berkata begitu????”, timpal Sianturi.

“Begini, coba perhatikan di depan sana, dijalanan..untuk menyadari bahwa Tuhan itu tidak ada. Katakan kepadaku jika Tuhan itu ada, Adakah yang sakit???, Adakah anak terlantar??? Jika Tuhan itu ada, tidak akan ada orang sakit ataupun kesusahan. Saya tidak dapat membayangkan Tuhan Yang Maha Penyayang akan membiarkan itu semua terjadi.

Sianturi diam dalam pikirannya dan tidak merespon karena dia tidak ingin memulai adu pendapat.

SIMATUPANG menyelesaikan pekerjaannya dan Sianturi pergi meninggalkan SIMATUPANG setelah membayar.

Beberapa saat setelah Sianturi meninggalkan ruangan itu, dia melihat seorang lelaki dengan rambut yang panjang tidak karuan, kotor dan brewok yang tidak terawat. Sianturi balik lagi ke tempat SIMATUPANG dan berkata, “Kamu tahu nggak, bahwa sebenarnya TIDAK ADA TUKANG PANGKAS”.

SIMATUPANG tidak terima, “Koq, kamu bisa bilang begitu?? Kamu lihat saya disini kan?? Dan baru saja saya memangkas rambutmu!”

“Tidak!” kata Sianturi. “Tukang Pangkas itu tidak ada, sebab jika ada..tidak ada orang dengan rambut panjang tidak karuan, kotor dan brewokan seperti orang diluar sana”, kata Sianturi sambil menunjuk ke orang berambut panjang tadi.

“Ah..tidak, tapi Tukang Pangkas tetap ada!”, sanggah SIMATUPANG. “Apa yang kamu lihat itu adalah salah mereka sendiri, kenapa mereka tidak datang kepada saya”, SIMATUPANG melanjutkan kata-katanya membela keberadaannya. 
 
“Cocok kalau begitu!”, jawab Sianturi menyetujui. “Itulah point utamanya! Sama dengan Tuhan, 
TUHAN ITU JUGA ADA!, Tapi apa yang terjadi??? Orang-orang TIDAK MAU DATANG KEPADA-NYA dan TIDAK MAU MENCARI-NYA. Oleh karena itu banyak yang sakit dan tertimpa kesusahan di dunia ini.”

SIMATUPANG-pun bengong!!! Sahat tu sadarion:D

 

 

estr 
 

19 Tanggapan leave one →
  1. 2009 Februari 26
    eas permalink

    mempercayai yang kita lihat aja kadang begitu sulit kan, apalagi yang tidak kita lihat..

    *Namun demikian, “Pos do rohangku tu ho”.*

  2. 2009 Februari 27

    Cocok hian lae ini sebagai ilustrasi untuk kita semua, apalagi untuk generasi sekarang, kadang kita sering juga bertanya seperti itu yaaa
    Horas ma ate lae!

    *Horas juga Lae*

  3. 2009 Februari 27
    Rumahorbo permalink

    Hahahaha…..Lae memang jago do lae mangganti goarni aktor dicerita on ate, ai nungnga tardidi tehe kedanta tukang pangkas i, memang maol do i porsea molo so dibereng kejadian sebenarna, alai naburju do tukang pangkas i, boi do marutang molo so gajian pe lae boi do bayar panen paima manjomur.

    *Ai So Ise kan Lae….memang si Marto partungkang pangkas do ibana Lae da? dang si Marto par-BPKP..*

  4. 2009 Februari 27
    Hiras T.H Purba permalink

    Ha..ha..ha
    Hea do dapothu cerita sejenis sian email tetangga, memang luar biasa.
    Horas lae, dapotmu ma ujung minggu na uli (have a nice weekend).

    *Ok..Lae*

  5. 2009 Februari 27

    saya juga bengong..

    *Koq bengong bos?*

  6. 2009 Februari 28

    kalau aku tidak akan cari Tuhan.yang aku cari Uang setiap hari Lae.

    *Wah…jadi orang Genius jangan gt Lae, biar bisa hidup di Indonesia*

  7. 2009 Februari 28

    SyalomLae,
    Mempercayai yang tidak kita lihat, itulah iman…
    Namun sayang, banyak orang hanya percaya kalau sudah melihat. Itulah imannya Thomas… ;)

    *Syalom juga Lae. Iya…betul Lae dan ternyata masih banyak Thomas di hari gene*

  8. 2009 Maret 2

    Di DPR do haroa ito Simatupangi marpangkas ate…? (Dibawah Pohon Rindang)

    Ito, songon na baltuk2 ma tulisan on, tuani ma bah… dang pola be markassa mata iba manjaha…. :D

    *Hahaha…si Ito, sorry ito lama nggak muncul*

  9. 2009 Maret 4

    wah mantab kali lae perenungannya…
    kena juga wak niy…ahahahahaha…
    mantab lae..mantabb..

    horas,

    bonar
    http://sihotang407.wordpress.com

    *Bukan untuk maksud membuat Lae kena ya.. :D *

  10. 2009 Maret 5

    sepnai amang,

    Ido toho doi tahe amang illustrasi munai,… hona doi mallotok,… tok,…:) anggo ahu amang tingki sonang do hudok adong do Tuhan, burju do Tuhan anggo ngasusah ahu, sai busisaon do ahu las hudokma, ” aahhaa, didia toho do Tuhan on?”, jala molo tingkki sonang ahu attong adong dongan namartangiang hudok ma museng,…” ah sitanmi pasintua-sintuahon ho, jangankan sintua pandita pe ngamarsihosoman lamu ho ma” ningku ma attong

    So Margogo ahu mangihuthon Ho ale Jesus Tuhanku, alani pargogoi ma ahu mangulahon nahombar tu lomo ni rohaM Jahoba.

    horas,….

    *Amin…doa lae doaku juga!*

  11. 2009 Maret 5

    Memanglah simatupang ini, jugul kali pun jadi orang..
    Ckckckckckckckckckkk…

    *Bah….ada pengalaman buruk nampaknya dari Simatupang*

  12. 2009 Maret 11

    ahaaaa… aku juga bengong nih… keren banget postingannya…

    *Tapi yg selalu keren tetap kucingkeren dong..*

  13. 2009 Maret 18
    ida rianti permalink

    Pembicaraan yang cukup menarik…
    Seseorang mengatakan “Tuhan itu tidak ada” karena dia belum yakin siapa sesungguhnya yang dia yakini atau yang dia sembah. Memang Tuhan itu tidak kelihatan tapi Tuhan itu maha hadir,,, dalam artian DIA ada dimana-mana…
    Buat apa donk ada kata iman??? iman artinya percaya walaupun tidak melihat…. jd walaupun anda tidak melihat Tuhan, yakinlah bahwa Tuhan itu ada,,, Dia ada di dalam hatimu,,, dan Dia yang selalu menuntunmu saat engkau mengalami kesulitan…
    Banyak orang mengatakan, yang penting itu duit… tapi mereka tidak menyadari uang adalah awal dari kehancurannya karena dia tidak memiliki landasan yang kuat, untuk berpegang saat semua yang dia harapkan tersedia….
    Saat ini, aku katakan uang bukanlah segalanya…
    Bagiku Mengenal Tuhan adalah segalanya, walaupun aku jauh dari sempurna…
    Mengenal Dia adalah hal terindah yang pernah kualami selama hidupku.. karena saat mengenal Dialah aku bisa semakin mencintai diriku, mensyukuri apa yang ada padaku saat ini, mengasihi dan senantiasa bersyukur buat orang-orang yang Tuhan tempatkan disekitarku…….

    *Makasih atas kunjungannya, komentnya dan pencerahannya*

  14. 2009 Maret 19

    Ada memang yang tak mau datang
    Tapi ada juga yang mau mencari tapi belum menemukan.
    Bagaimana dengan yang tidak tau tentang Tuhan?

    *Kalau kita tahu mereka tidak tahu harus dikasih tahu, supaya mereka tahu bahwa Tuhan itu ada! :D *

  15. 2009 April 8

    mantap bah namanya
    kirain tadi betulan marga simatupang :D

  16. 2009 April 20
    Eny Mria permalink

    Seru juga, berbagi akan kebenaran Firman Allah dengan memberikan contoh yang nyata dan sesuai dengan keadaan, kondisi yang di alami si pendengar….

    Slamat n Tuhan Yesus Memberkati :)

  17. 2009 Mei 14

    perenungan yang mantap.
    emang kadang simatupang ini jugul orangnya..
    (peace buat mrg simatupang!)
    ^_^V

  18. 2009 Juli 6

    makacih brow……nice post dan aku amat suka

  19. 2009 Agustus 10

    Nasongon cerita nadiginjang i manian cerita aplikasi-aplikas godang taboto songon modal counter, tuakka sukkun-sukkun tu haporseaon.

Tinggalkan Balasan

Note: Anda dapat menggunakan XHTML dasar di komentar Anda. Alamat surel Anda tidak akan pernah dipublikasikan.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS